Pemkot Samarinda

28 Faskes di Samarinda Terapkan BLUD, Pelayanan dan Kinerja Meningkat

zoom-inlihat foto
Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

“Laboratorium Kesehatan Daerah memiliki target pendapatan sebesar Rp4 miliar, namun realisasinya mendekati Rp6 miliar. Dari sisi kinerja, unit ini juga dinobatkan sebagai yang terbaik di tingkat nasional,” paparnya.

Menurut Ismed, capaian tersebut menjadi indikator bahwa penerapan BLUD mampu mendorong peningkatan kualitas layanan sekaligus memperkuat kinerja keuangan.

“Peningkatan kualitas pelayanan akan berbanding lurus dengan pertumbuhan pendapatan, dan hal tersebut yang terus kami dorong,” katanya.

Selain Labkesda, sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Samarinda juga menunjukkan perkembangan kinerja yang signifikan setelah menerapkan sistem BLUD.

“Dari total 78 unit pelayanan publik, lima di antaranya yang masuk kategori terbaik merupakan fasilitas kesehatan yang telah berstatus BLUD,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa transformasi pengelolaan layanan kesehatan di Samarinda berjalan ke arah yang lebih baik.

“Penerapan BLUD menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan,” pungkasnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar