DPRD Kota Bontang

PKS–NasDem DPRD Bontang Soroti Parkir Liar dan Kemacetan, Minta Raperda Transportasi Berdampak Nyata

lihat foto
Rapat kerja pandangan umum fraksi DPRD Bontang, pada Senin (18/5/2026). Foto: BorneoFlash/IST
Rapat kerja pandangan umum fraksi DPRD Bontang, pada Senin (18/5/2026). Foto: BorneoFlash/IST

Selain itu, Fraksi PKS–NasDem juga menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam membangun sistem transportasi yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi layanan transportasi perlu menjadi bagian dari sistem pelayanan publik di sektor transportasi.

“Regulasi harus diikuti dengan kesiapan sistem, termasuk pemanfaatan teknologi agar pelayanan transportasi bisa lebih efektif dan efisien,” tambahnya.

Fraksi tersebut juga meminta adanya penguatan pengawasan serta rekayasa lalu lintas guna menekan angka kecelakaan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat di Kota Bontang.

Mereka berharap sistem transportasi di Bontang ke depan tidak hanya lebih tertib, tetapi juga aman, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

lihat foto
Ketua Fraksi PKS bersama NasDem DPRD Bontang, Suharno. Foto: BorneoFlash/IST
Ketua Fraksi PKS bersama NasDem DPRD Bontang, Suharno. Foto: BorneoFlash/IST

“Kami berharap ke depan sistem transportasi di Bontang tidak hanya tertib, tetapi juga modern, aman, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” tuturnya.

Raperda Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjadi satu dari enam raperda inisiatif yang dibahas DPRD Bontang. Secara umum, Fraksi PKS bersama NasDem menyatakan persetujuan terhadap seluruh raperda tersebut dengan catatan pelaksanaannya harus berdampak langsung bagi masyarakat. (*/Adv)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar