Berita Nasional Terkini

Bareskrim Bongkar Jaringan Sabu Kutai Barat, Empat Tersangka Ditangkap dan Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi Diselidiki

lihat foto
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso berbicara dengan awak media di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Foto: BorneoFlash/ANTARA/Nadia Putri Rahmani/am.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso berbicara dengan awak media di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Foto: BorneoFlash/ANTARA/Nadia Putri Rahmani/am.

BorneoFlash.com, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri meringkus empat tersangka dalam pengembangan kasus jaringan narkotika jenis sabu yang bermula dari penangkapan bandar bernama Ishak di Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengatakan empat tersangka tersebut masing-masing berinisial MV, MCK, NR alias M, dan JMH alias B.

Menurut Eko, pengungkapan kasus ini juga membuka dugaan adanya aliran dana kepada aparat penegak hukum yang saat ini masih didalami penyidik.

“Penangkapan DPO NR alias M dan JMH alias B merupakan pengembangan dari tersangka Ishak yang diamankan oleh Polsek Melak terkait peredaran narkotika jenis sabu dan dugaan aliran dana kepada Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP berinisial DJS,” ujar Eko dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Ia menegaskan, pengembangan kasus tidak hanya menyasar pelaku utama, tetapi juga jaringan distribusi serta pihak-pihak yang diduga membantu peredaran narkoba lintas wilayah.

Dua buronan, NR alias M dan JMH alias B, ditangkap di Bali pada 1 Mei 2026. Sebelumnya, penyidik juga telah mengamankan MV dan MCK di Kutai Barat pada 12 Mei 2026.

Dengan demikian, total empat orang berhasil ditangkap dalam rangkaian pengembangan kasus tersebut.

Kasus ini bermula dari penangkapan Ishak oleh Polsek Melak pada 11 Februari 2026. Dari hasil pemeriksaan, Ishak diduga memperoleh pasokan sabu dari NR alias M yang kemudian diketahui menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba yang lebih besar.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar