BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah mulai menguji coba Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram di China dan Indonesia sebagai alternatif pengganti LPG subsidi 3 kilogram.
Bahlil mengatakan pemerintah terus mengkaji penggunaan CNG untuk menekan impor LPG dan memperkuat ketahanan energi nasional.
“Uji coba dilakukan di China karena pabriknya ada di sana, dan juga akan dilakukan di Indonesia,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Menurutnya, CNG sebenarnya sudah digunakan di hotel, restoran, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, selama ini pemanfaatannya masih memakai tabung besar berkapasitas 10 hingga 20 kilogram.
Pemerintah kini mengembangkan tabung CNG ukuran kecil setara LPG 3 kilogram. Bahlil menjelaskan tantangan utama berada pada aspek keamanan karena tekanan gas CNG mencapai 200 hingga 250 bar.
Selain itu, pemerintah menemukan cadangan gas baru di Kalimantan Timur yang berpotensi mendukung kebutuhan energi domestik. Pemerintah juga masih mengkaji skema subsidi untuk CNG sebelum diterapkan secara luas. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar