BorneoFlash.com, KUKAR - Aktivitas pertambangan PT Batuah Energi Prima (BEP) di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, kembali menuai keluhan warga.
Persoalan genangan air, dugaan pencemaran sumur hingga pembebasan lahan yang belum rampung kini menjadi perhatian Komisi I DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Keluhan tersebut disampaikan warga RT 9 dan RT 14 saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kukar beberapa hari lalu.
Warga mengaku dampak aktivitas tambang mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, terutama terhadap sumber air dan lahan perkebunan mereka.
Anggota Komisi I DPRD Kukar, Desman Minang Endianto, mengatakan persoalan yang disampaikan warga harus segera ditindaklanjuti perusahaan agar tidak terus menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Keluhan yang masuk cukup banyak, mulai dari sumur warga yang diduga tercemar, lahan yang tergenang, sampai urusan pembebasan lahan yang belum selesai,” ungkap Desman, pada Jumat (15/5/2026).
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar