BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Paradise Indonesia melalui PT Mitra Gemilang Mahacipta resmi meluncurkan proyek terbarunya di Kalimantan Timur, yakni 88 Plaza Balikpapan, sebuah kawasan komersial modern yang diproyeksikan menjadi destinasi gaya hidup sekaligus pusat bisnis masa depan di Kota Balikpapan.
Mengusung tagline “Your Gateway to Connectivity”, proyek ini hadir sebagai pengembangan kawasan premium yang menggabungkan konsep bisnis, komunitas, dan gaya hidup dalam satu kawasan terintegrasi.
Peluncuran 88 Plaza Balikpapan berlangsung meriah dan diresmikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, serta dimeriahkan penampilan artis nasional Delon.
Antusiasme masyarakat terhadap proyek ini terlihat tinggi. Seluruh unit Business Loft ASHTON tahap pertama yang ditawarkan pada peluncuran perdana langsung habis terpesan oleh investor dan pelaku usaha.
Berlokasi di persimpangan Jalan Syarifuddin Yoes dan Jalan Ruhui Rahayu, 88 Plaza Balikpapan berdiri di atas lahan seluas 8 hektar dan hanya berjarak sekitar 10 menit dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.
Kawasan ini juga berada di koridor utama akses tol IKN–Balikpapan–Samarinda, menjadikannya salah satu titik strategis pengembangan ekonomi di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo, mengatakan kehadiran proyek ini menjadi langkah penting ekspansi perusahaan di Indonesia setelah sebelumnya hadir di Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Bali.

“Belum lengkap rasanya kalau Paradise Indonesia belum hadir di Kalimantan. Sebenarnya lahan ini sudah kami jajaki sejak 10 tahun lalu, namun baru sekarang kami melihat momentum yang tepat untuk menghadirkan tipe pengembangan baru di Balikpapan,” ujar Anthony saat Press Conference Launching 88 Plaza di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, pada Jumat (8/5/2026).
Ia menegaskan, pengembangan 88 Plaza tidak semata-mata didorong keberadaan IKN, tetapi karena Balikpapan dinilai telah siap menjadi kota urban modern dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat.
“Bagi kami, Balikpapan adalah gerbang utama Kalimantan. Bahkan kalau titik nol nasional ada di IKN, bagi Paradise Indonesia titik nol pertumbuhan justru ada di Balikpapan,” katanya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar