Berita Kaltim Terkini

Majelis Zikir untuk Negeri Digelar di Masjid Negara IKN, Hadirkan Ulama dari Jawa Timur

lihat foto
Jamaah Zikir Nurul Wathon Al Hambalangi akan menggelar kegiatan Zikir dan Doa Bersama untuk Negeri di kawasan IKN pada Sabtu (16/5/2026). Foto: BorneoFlash/Ist
Jamaah Zikir Nurul Wathon Al Hambalangi akan menggelar kegiatan Zikir dan Doa Bersama untuk Negeri di kawasan IKN pada Sabtu (16/5/2026). Foto: BorneoFlash/Ist

BorneoFlash.com, NUSANTARA – Jamaah Zikir Nurul Wathon Al Hambalangi akan menggelar kegiatan Zikir dan Doa Bersama untuk Negeri di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan spiritual tersebut dijadwalkan berlangsung di MFH Masjid Negara IKN Lantai 2 mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.

Acara ini menjadi momentum kebersamaan masyarakat untuk bermunajat dan memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa, persatuan rakyat, serta keberkahan bagi Indonesia.

Sejumlah alim ulama dan masyayikh dari Jawa Timur dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya KH Afandi Shilihin, KH Agus Akhmad Samsudin, dan KH Muhammad Muchyidin.

Panitia menyampaikan, kegiatan zikir dan doa bersama ini digelar sebagai ikhtiar spiritual mengetuk pintu langit agar Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, terlebih di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.

“Majelis ini menjadi ruang kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk berzikir, berdoa, dan mempererat ukhuwah demi Indonesia yang damai, maju, dan penuh keberkahan,” demikian keterangan panitia, H. Supriyanto.

Selain menjadi sarana memperkuat nilai spiritual, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan persaudaraan, menghadirkan ketenangan hati, serta memperkuat harapan bersama untuk masa depan bangsa yang lebih baik.

Dalam doa bersama itu, para jamaah juga akan memohon agar para pemimpin bangsa diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan amanah dalam membawa Indonesia menuju masa depan yang sejahtera dan bermartabat.

Masyarakat pun diajak untuk hadir dan menjadi bagian dari majelis tersebut sebagai bentuk ikhtiar bersama memperkuat persatuan bangsa melalui doa dan zikir.

“Bangsa yang besar bukan hanya dibangun dengan kekuatan lahiriah, tetapi juga dengan doa-doa yang tulus dan hati yang bersatu,” tutup panitia. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar