Berita Kaltim Terkini

Tak Temui Demonstran, Rudy Mas'ud Jelaskan Pertimbangan Keamanan dan Efektivitas

lihat foto
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, saat memberikan klarifikasi dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis sore (23/4/2026). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, saat memberikan klarifikasi dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis sore (23/4/2026). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

“Pemerintah telah menawarkan pertemuan dengan perwakilan, namun belum disepakati karena keinginan dialog dilakukan di tengah massa, sementara waktu sudah mendekati pukul 17.45 WITA,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi di lapangan yang menurutnya mulai tidak kondusif setelah massa membubarkan diri. Rudy mengaku menyaksikan adanya aksi pelemparan benda ke arah aparat keamanan.

“Setelah massa mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WITA, terjadi pelemparan botol, plastik, dan batu ke arah aparat. Kondisi tersebut dinilai tidak tepat dan berpotensi memperkeruh situasi,” ungkapnya.

Situasi tersebut, menurutnya, semakin menguatkan keputusan untuk tidak melakukan dialog di tengah kerumunan. Ia menilai kondisi yang memanas justru akan menghambat penyampaian aspirasi secara substansial.

“Apabila dialog dilakukan dalam situasi yang tidak kondusif, maka dikhawatirkan tidak akan menghasilkan solusi yang optimal karena kondisi di lapangan tidak mendukung,” tegasnya.

Selain itu, Rudy menekankan bahwa setiap tuntutan yang disampaikan masyarakat harus dikaji secara komprehensif dan berbasis data. Ia menilai keputusan tidak dapat diambil secara spontan tanpa dasar yang jelas.

“Setiap aspirasi yang disampaikan harus dianalisis berdasarkan data yang lengkap. Pengambilan keputusan tidak dapat dilakukan secara langsung tanpa kajian yang memadai,” jelasnya.

Meski tidak bertatap muka secara langsung di lokasi aksi, Rudy memastikan bahwa seluruh aspirasi tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia juga mengajak masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk berperan aktif dalam mengawal pembangunan.

“Pemerintah tetap mendengarkan seluruh aspirasi yang disampaikan dan berharap masyarakat dapat berperan sebagai mitra dalam pembangunan daerah,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Rudy mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas daerah agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Kondusivitas daerah harus dijaga bersama melalui sinergi seluruh elemen masyarakat demi mendukung pembangunan Kalimantan Timur,” pungkasnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar