BorneoFlash.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa persatuan dan kerukunan bangsa menjadi modal utama menjaga kedaulatan NKRI, terutama di tengah eskalasi perang di Teluk, Timur Tengah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, Presiden menyampaikan pesan ini saat peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H/2026 M di Istana Negara, Jakarta, Selasa malam.
Presiden menyoroti ketidakpastian global dan tantangan yang mengancam perdamaian dunia. Ia menegaskan, Indonesia harus terus memperkuat persatuan untuk menghadapi semua risiko tersebut.
Presiden juga menekankan tanggung jawabnya melindungi seluruh rakyat Indonesia dan menjaga keutuhan bangsa. “Sebagai Presiden, saya selalu ingat tugas melindungi seluruh tumpah darah Indonesia dan rakyatnya,” ujarnya.
Dalam momentum Nuzulul Qur’an, Presiden mengajak rakyat memperkuat iman dan memupuk persatuan bangsa melalui nilai-nilai Al-Qur’an.
Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Panglima TNI Agus Subiyanto, dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih hadir dalam peringatan di Istana Negara. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar