BorneoFlash.com, BOGOR – Presiden Prabowo Subianto memimpin lima rapat terbatas di kediamannya di Hambalang, Bogor, Minggu, dari siang hingga malam, untuk membahas prioritas pendidikan, perkembangan geopolitik Timur Tengah, dan persiapan Idulfitri 2026.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, Presiden meminta pembaruan dari para menteri terkait isu strategis dalam dan luar negeri.
Dalam agenda pertama, Presiden mengecek progres pembangunan 10 kampus baru bidang STEM serta pendidikan kedokteran. Selanjutnya, beliau menilai pengembangan perguruan tinggi negeri agar mampu meningkatkan peringkat global dan memperluas kerja sama internasional.
Ketiga, Presiden meninjau situasi Timur Tengah sekaligus menilai dampaknya terhadap keamanan nasional. Keempat, beliau menampung hampir 200 mahasiswa Palestina yang belajar di Universitas Pertahanan sejak 2022, sebagai bagian dari program beasiswa yang beliau inisiasi.
Kelima, Presiden meminta laporan kesiapan pemerintah untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik, terutama dalam 10 hari menjelang Idulfitri.
Rapat itu dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Rektor Anton Nugroho, dan Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa.
Selain itu, hadir pula Kepala BIN M. Herindra, Kepala BPPIS Aries Marsudiyanto, Kepala BAIS TNI Yudi Abrimantyo, serta Kepala Badan Logistik Pertahanan Yusuf Jauhari. (*)






