BorneoFlash.com, BONTANG - Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Nursalam, menyoroti keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang yang dinilai dapat menghambat upaya menarik investasi ke daerah.
Menurut Nursalam, keberhasilan menarik investor tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada kualitas penyelenggaraan layanan dan kapasitas aparatur yang menjalankannya.
“Kalau kondisinya seperti ini, sampai kapan pun kita tidak akan berhasil menarik investor. Yang dimaksud dalam penyelenggaraan ini adalah bagaimana keandalan kita memberikan layanan untuk menarik investasi, bukan semata-mata soal pendapatan asli daerah (PAD),” ujarnya, pada Rabu (10/6/2026).
Legislator Golkar ini menilai pemerintah daerah perlu mengevaluasi strategi penguatan SDM pada sektor pelayanan investasi. Ia meminta agar perhatian terhadap kebutuhan personel di DPMPTSP menjadi prioritas dan tidak hanya berfokus pada aspek perencanaan anggaran.
Menurutnya, kondisi yang ada saat ini cukup memprihatinkan karena sektor yang menjadi ujung tombak investasi justru memiliki keterbatasan tenaga yang kompeten.
“Bayangkan, hanya satu orang di DPMPTSP yang diharapkan menjadi leading sector untuk menggairahkan investasi di Kota Bontang. Ini sangat memalukan,” tegasnya.
Ia mengaku baru mengetahui bahwa jumlah pegawai yang memiliki kompetensi khusus di bidang pelayanan investasi sangat terbatas.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar