Pemprov Kaltim Perkuat Pengawasan Distribusi Beras, Antisipasi Peredaran Produk Oplosan

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Janif Zulfiqar
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat memberikan keterangan kepada wartawan. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat memberikan keterangan kepada wartawan. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil langkah sigap dalam menangkal peredaran beras oplosan yang diduga mulai masuk ke wilayah Kaltim. 

 

Dugaan ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena berpotensi merugikan konsumen serta menurunkan kepercayaan terhadap kualitas pangan daerah.

 

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyatakan bahwa sejumlah indikasi praktik pengoplosan telah terdeteksi. 

 

Pemerintah provinsi, kata dia, telah menyampaikan informasi tersebut kepada pihak penegak hukum untuk ditindaklanjuti secara serius.

 

“Pemerintah Provinsi telah memperoleh sejumlah indikasi terkait pelaku beras oplosan, dan informasi tersebut sudah kami teruskan kepada aparat penegak hukum untuk segera ditindaklanjuti,”ujar Wagub Seno, pada Rabu (23/07/2025).

 

Ia menuturkan bahwa beras oplosan tersebut umumnya berasal dari luar daerah, seperti Sulawesi dan Jawa. Sebagai langkah antisipatif, Pemprov Kaltim kini memperketat distribusi beras dalam skala besar, khususnya yang masuk ke gudang Bulog.

 

“Langkah ini merupakan bentuk sinergi antara petani, pemerintah, dan aparat penegak hukum. Harapannya, praktik peredaran beras oplosan dapat segera dihilangkan dari Kalimantan Timur,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Wagub Seno menjelaskan bahwa pengawasan terhadap distribusi pangan juga dilakukan di beberapa pintu masuk antarpulau, termasuk pelabuhan feri dan jalur transportasi utama. 

 

Menurutnya, Pemprov berkomitmen untuk mengutamakan hasil panen dari daerah sendiri.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.