Berita Internasional

AS-Iran Kembali Negosiasi, Islamabad Jadi Lokasi Perundingan Damai

lihat foto
Ilustrasi - Perundingan damai Iran dan Amerika Serikat yang dimediasi Pakistan. FOTO : ANTARA/Anadolu/py/pri.
Ilustrasi - Perundingan damai Iran dan Amerika Serikat yang dimediasi Pakistan. FOTO : ANTARA/Anadolu/py/pri.

BorneoFlash.com, WASHINGTON - Perundingan antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi kembali berlangsung di Islamabad paling cepat pekan depan. The Wall Street Journal melaporkan perkembangan tersebut pada Jumat (9/5/2026).

Mengutip sejumlah sumber, laporan itu menyebut kedua negara bersama mediator tengah menyusun nota kesepahaman satu halaman berisi 14 poin sebagai kerangka perundingan selama sebulan untuk mengakhiri perang.

Rancangan dokumen itu membahas program nuklir Iran, upaya meredakan ketegangan di Selat Hormuz, serta kemungkinan pemindahan cadangan uranium diperkaya milik Iran ke negara lain. Namun, kedua pihak masih belum menemukan titik temu dalam sejumlah isu utama.

Laporan itu juga menyebut perdebatan mengenai tingkat pengurangan sanksi terhadap Iran berpotensi menghambat proses negosiasi.

Jika perundingan menunjukkan kemajuan, kedua pihak dapat memperpanjang masa perundingan awal selama satu bulan berdasarkan kesepakatan bersama.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28/2/2026. Iran kemudian membalas serangan tersebut hingga memicu konflik yang lebih luas.

Perang itu mengganggu pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis distribusi minyak dan gas dunia.

Pada 8/4/2026, kedua pihak menyepakati gencatan senjata dengan mediasi Pakistan. Namun, perundingan damai tahap pertama di Islamabad pada 11/4/2026 belum menghasilkan kesepakatan jangka panjang.

Presiden Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu tertentu. Meski demikian, sejak 13/4/2026, AS tetap memblokade lalu lintas maritim Iran di jalur perairan strategis tersebut.

Sumber: Anadolu Agency . (*

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar