BorneoFlash.com, BONTANG – DPRD Kota Bontang terus mendorong pemerataan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) melalui program prioritas “Bontang Terang”, khususnya di kawasan yang hingga kini masih minim lampu penerangan.
Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, mengatakan sejumlah wilayah seperti Kampung Gotong Royong dan beberapa titik di Bontang Lestari masih membutuhkan tambahan penerangan jalan.
Menurutnya, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran pemasangan PJU di beberapa ruas jalan utama.
Namun, DPRD juga mendorong pemanfaatan kembali PJU lama yang masih layak pakai untuk dipindahkan ke kawasan yang belum memiliki penerangan sama sekali.
“Untuk kawasan Gotong Royong memang masih belum ada PJU. Tapi di beberapa jalan besar, insyaallah sudah dianggarkan,” ujar Alfin, pada Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, skema yang didorong DPRD adalah memindahkan lampu dan tiang PJU lama yang masih berfungsi dengan baik ke wilayah prioritas yang masih gelap.
“PJU lama yang masih bagus kita dorong dipindahkan ke wilayah yang benar-benar belum memiliki penerangan,” katanya.
Alfin menyebut Bontang Lestari menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian karena masih terdapat sejumlah titik gelap yang dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat pada malam hari.
“Di Bontang Lestari juga masih ada beberapa titik yang minim penerangan. Itu yang kita prioritaskan untuk ditambah,” jelasnya.
Politisi Partai Golkar itu menambahkan, program “Bontang Terang” menargetkan pemasangan sekitar 600 titik PJU secara bertahap di berbagai wilayah Kota Bontang.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan mempercantik tata kota, tetapi juga mendukung keselamatan, keamanan, dan kenyamanan warga saat beraktivitas di malam hari.
“Program Bontang Terang ini memang menjadi prioritas. Harapannya wilayah-wilayah yang selama ini gelap bisa segera teratasi secara bertahap,” tutupnya. (*/Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar