Ia menjelaskan, penganggaran tahun ini masih difokuskan pada pembangunan fisik bangunan, sementara kebutuhan penunjang seperti air dan listrik akan diusulkan pada tahap anggaran berikutnya.
“Tahun ini fokus kami masih pada pembangunan fisik. Untuk kebutuhan penunjang seperti air dan listrik akan kami masukkan dalam penganggaran selanjutnya,” jelasnya.
Amiluddin menambahkan, kebutuhan perlengkapan operasional akan dimaksimalkan dari fasilitas yang tersedia sambil mengusulkan tambahan dukungan melalui anggaran perubahan.
Selain itu, personel yang nantinya bertugas di pos Damkar BK diprioritaskan berasal dari warga setempat agar pelayanan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
“Personel yang ditempatkan di sana nantinya diprioritaskan dari masyarakat Bontang Kuala sendiri,” katanya.
Tak hanya difungsikan sebagai pusat layanan pemadam kebakaran, pos Damkar BK juga direncanakan menjadi sarana edukasi kebencanaan bagi masyarakat dan pelajar.
Menurut Amiluddin, lokasi tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai alternatif kunjungan edukasi bagi anak-anak sekolah selain di Mako Damkar.
“Nantinya masyarakat maupun anak-anak sekolah bisa belajar tentang kebencanaan tidak hanya di Mako, tetapi juga di pos BK,” tambahnya. (*/Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar