Menurutnya, pengelolaan usaha secara mandiri oleh perusahaan daerah dapat menjadi pilihan yang lebih efektif untuk meningkatkan keuntungan sekaligus memperbesar kontribusi terhadap PAD.
“Apabila dikelola secara langsung oleh perusahaan daerah, potensi pendapatan yang diperoleh diyakini dapat lebih maksimal,” katanya.
Selain itu, ia juga menilai perlu adanya evaluasi terhadap tata kelola bisnis yang selama ini diterapkan oleh Perumda Varia Niaga.
“Rendahnya kontribusi terhadap PAD dapat saja dipengaruhi oleh sistem tata kelola usaha yang belum berjalan secara optimal,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, DPRD Kota Samarinda berencana memanggil jajaran manajemen Perumda Varia Niaga guna meminta penjelasan terkait pola kerja sama yang diterapkan dalam pengelolaan unit usaha di Teras Samarinda.
“Kami ingin memperoleh penjelasan yang lebih rinci mengenai dasar penerapan skema kerja sama tersebut, sekaligus memastikan pengelolaan aset daerah ke depan dapat memberikan hasil yang lebih optimal,” pungkasnya. (*/advdprdsamarinda)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar