BorneoFlash.com, KUKAR – Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai belum sepenuhnya ditopang oleh kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
DPRD Kukar pun mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan pembenahan, menyusul kontribusi BUMD yang dinilai masih belum optimal.
Anggota DPRD Kukar, Sopan Sopian, menegaskan bahwa peran BUMD sebagai penggerak ekonomi daerah seharusnya bisa lebih maksimal.
“BUMD seharusnya tidak hanya berjalan, tapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap PAD,” ucap Sopian, pada Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, langkah awal yang perlu dilakukan adalah evaluasi menyeluruh untuk memastikan efektivitas masing-masing BUMD.
“Dari evaluasi itu akan terlihat mana yang benar-benar produktif dan mana yang perlu dibenahi,” ujarnya.
Ia menilai, tanpa evaluasi yang jelas, arah pengelolaan BUMD akan sulit berkembang dan berpotensi tidak memberikan dampak signifikan bagi daerah.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar