Berita Nasional Terkini

Danantara Beli Saham Aplikator Ojol, Potongan Komisi Turun Jadi 8 Persen

lihat foto
Kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Jl.RP. Soeroso, Menteng, Jakarta. FOTO:  ANTARA/Muhammad Heriyanto/am.
Kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Jl.RP. Soeroso, Menteng, Jakarta. FOTO: ANTARA/Muhammad Heriyanto/am.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Danantara Indonesia terus mengevaluasi berbagai peluang investasi untuk menjalankan mandat dan memberi dampak sosial-ekonomi bagi Indonesia.

Tim Komunikasi Danantara menyatakan pihaknya menilai setiap peluang secara disiplin berdasarkan strategi, fundamental, profil risiko dan imbal hasil, serta potensi nilai jangka panjang.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Danantara telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojek online. Langkah itu bertujuan menurunkan potongan komisi pengemudi ojol dari 10-20 persen menjadi 8 persen.

Dasco menegaskan pemerintah akan menyesuaikan sistem dan kebijakan aplikator secara bertahap. Prioritas utama pemerintah ialah memangkas potongan komisi agar penghasilan pengemudi meningkat.

Selain itu, pemerintah masih membahas status hubungan kerja pengemudi ojol dengan perusahaan mitra. Dasco memastikan organisasi pengemudi ojol akan ikut dalam pembahasan kebijakan tersebut.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang menetapkan potongan pendapatan aplikator ojek online maksimal 8 persen. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar