ESDM Kaltim Pastikan Aktivitas Tambang di Berau Aman bagi Sungai Kelay

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Kepala Dinas ESDM Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, saat melakukan peninjauan di area pertambangan PT Supra Bara Energi, Kabupaten Berau. Foto: BorneoFlash/EsdmKaltim
Kepala Dinas ESDM Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, saat melakukan peninjauan di area pertambangan PT Supra Bara Energi, Kabupaten Berau. Foto: BorneoFlash/EsdmKaltim

Teknik tersebut dilakukan melalui penyuntikan semen pada lubang dengan kedalaman hingga 600 meter yang membentang di sisi timur area bukaan.

 

Selain itu, perusahaan juga memasang drainhole atau lubang pembuangan air guna mengurangi tingkat kejenuhan material pada dinding tambang.

 

Terkait reklamasi lubang bekas tambang, Bambang menyampaikan bahwa proses penimbunan kembali menunjukkan perkembangan yang signifikan.

 

Berdasarkan hasil pengukuran elevasi, permukaan tanah telah mengalami kenaikan sekitar 40 meter dari dasar lubang tambang.

 

“Hingga saat ini, volume material penutup atau overburden yang telah dimasukkan mencapai sekitar 2,6 juta bank cubic meter,” jelasnya.

 

Untuk menuntaskan proses penutupan lubang tambang secara menyeluruh, masih dibutuhkan tambahan material sekitar 10 juta BCM. 

 

Saat ini, penimbunan difokuskan pada level pertama di area PIT 55 dengan kedalaman minus 90 meter dari permukaan laut.

 

Manajemen perusahaan menargetkan penutupan lubang tambang pada level pertama dapat diselesaikan pada Agustus 2026.

Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

“Sesuai rencana akhir, area bekas tambang tersebut akan memiliki elevasi positif sekitar lima meter di atas permukaan laut,” kata Bambang.

 

Area reklamasi tersebut nantinya dirancang memiliki bentangan horizontal antar dinding bukaan sekitar 500 meter yang berfungsi sebagai penyangga alami untuk menjaga stabilitas kawasan di sekitar Sungai Kelay.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.