Pengoperasian fungsional Tol IKN ini disambut positif oleh masyarakat. Salah satu pengguna jalan, Sofyan (46), mengaku senang karena Tol IKN dapat dilintasi secara gratis dan sangat membantu perjalanan jarak jauh.
“Senang sekali, apalagi ini gratis. Saya rencananya mau ke Banjarmasin. Lewat tol ini jauh lebih cepat,” ujarnya.
Menurut Sofyan, waktu tempuh menuju Sepaku menjadi jauh lebih singkat dibandingkan jalur biasa. “Kalau lewat sini mungkin kurang dari satu jam. Lebih dekat dan lebih cepat, jadi sangat membantu,” katanya.
Pengalaman serupa dirasakan Alfai (39), warga Balikpapan, yang untuk pertama kalinya melintasi Tol IKN. Ia mengaku mengetahui informasi pembukaan tol tersebut dari media sosial dan langsung memutuskan mencobanya karena hendak menuju Tanjung, Kalimantan Selatan.
“Informasinya dari media sosial. Kebetulan mau ke arah Tanjung, jadi sekalian lewat sini,” ujarnya.
Sebelum adanya Tol IKN, Alfai biasanya menempuh perjalanan hingga enam jam melalui jalur non-tol. Kini, waktu tempuh menjadi jauh lebih singkat.
“Sekarang dari Balikpapan sampai seberang sekitar dua jam, bahkan bisa satu setengah jam. Jalannya lebar dan masih lengang, jadi lebih nyaman,” tuturnya.
Pembukaan Tol IKN dilakukan secara terbatas dengan pengaturan jam operasional tertentu. Sebelum dibuka setiap hari, petugas melakukan sterilisasi dan pengecekan keamanan untuk memastikan keselamatan pengguna.
Tol kemudian ditutup kembali pada sore hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pengoperasian fungsional Tol IKN diharapkan tidak hanya membantu mengurai kepadatan lalu lintas selama libur Nataru, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam mendukung konektivitas menuju kawasan Ibu Kota Nusantara.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar