BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), mulai memfungsionalkan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) sejak Sabtu 20 Desember 2025.
Pengoperasian fungsional ini akan berlangsung hingga 4 Januari 2026, untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, mengatakan pemfungsian Tol IKN dilakukan sesuai komitmen pemerintah, untuk memberikan akses konektivitas yang lebih baik menuju kawasan IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), serta kawasan inti pusat pemerintahan.
“Mulai 20 Desember pukul 08.00 WITA, Jalan Tol IKN sudah bisa digunakan secara fungsional. Operasionalnya setiap hari dari pukul 06.00 hingga 18.00 WITA, dengan penutupan satu jam sebelum pukul 18.00,” ujar Yudi, pada Sabtu (20/12/2025).
Meski telah dibuka untuk umum, Yudi menegaskan bahwa pembangunan Tol IKN masih dalam tahap penyelesaian. Saat ini, progres fisik proyek telah mencapai sekitar 80 persen.
“Sesuai ketentuan jalan tol fungsional, masih ada beberapa pekerjaan yang berjalan. Target kami, insya Allah pada tahun 2026 progres pembangunan dapat rampung 100 persen,” jelasnya.
Selama masa fungsional, pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan. Sejumlah titik masih menerapkan rekayasa lalu lintas, seperti sistem contraflow, khususnya di kawasan crossing Jalan Soekarno-Hatta dan sekitar Jembatan Pulau Balang.
“Ada pengaturan lalu lintas khusus di beberapa titik, sehingga pengguna jalan harus lebih berhati-hati,” katanya.
Selain itu, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Kondisi hidrometeorologi yang tidak menentu berpotensi memengaruhi keselamatan pengguna, terutama di ruas yang masih dalam tahap penyempurnaan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan batas kecepatan maksimal 60 kilometer per jam selama masa fungsional,” tegas Yudi.
Ia juga mengingatkan agar pengguna memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum melintas. “Keselamatan adalah yang utama. Ikuti aturan dan pastikan kendaraan dalam kondisi baik agar perjalanan aman dan lancar,” pungkasnya.
Pengoperasian fungsional Tol IKN ini disambut positif oleh masyarakat. Salah satu pengguna jalan, Sofyan (46), mengaku senang karena Tol IKN dapat dilintasi secara gratis dan sangat membantu perjalanan jarak jauh.
“Senang sekali, apalagi ini gratis. Saya rencananya mau ke Banjarmasin. Lewat tol ini jauh lebih cepat,” ujarnya.
Menurut Sofyan, waktu tempuh menuju Sepaku menjadi jauh lebih singkat dibandingkan jalur biasa. “Kalau lewat sini mungkin kurang dari satu jam. Lebih dekat dan lebih cepat, jadi sangat membantu,” katanya.
Pengalaman serupa dirasakan Alfai (39), warga Balikpapan, yang untuk pertama kalinya melintasi Tol IKN. Ia mengaku mengetahui informasi pembukaan tol tersebut dari media sosial dan langsung memutuskan mencobanya karena hendak menuju Tanjung, Kalimantan Selatan.
“Informasinya dari media sosial. Kebetulan mau ke arah Tanjung, jadi sekalian lewat sini,” ujarnya.
Sebelum adanya Tol IKN, Alfai biasanya menempuh perjalanan hingga enam jam melalui jalur non-tol. Kini, waktu tempuh menjadi jauh lebih singkat.
“Sekarang dari Balikpapan sampai seberang sekitar dua jam, bahkan bisa satu setengah jam. Jalannya lebar dan masih lengang, jadi lebih nyaman,” tuturnya.
Pembukaan Tol IKN dilakukan secara terbatas dengan pengaturan jam operasional tertentu. Sebelum dibuka setiap hari, petugas melakukan sterilisasi dan pengecekan keamanan untuk memastikan keselamatan pengguna.
Tol kemudian ditutup kembali pada sore hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pengoperasian fungsional Tol IKN diharapkan tidak hanya membantu mengurai kepadatan lalu lintas selama libur Nataru, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam mendukung konektivitas menuju kawasan Ibu Kota Nusantara.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar