Pemkab Kutai Kartanegara

Sekolah Rakyat di Loa Ipuh Darat Disiapkan Jadi Ruang Inklusif untuk Kelompok Rentan

lihat foto
Kabid Perencanaan Pengendalian Pembangunan Daerah Bappeda Kukar, Saiful Bahri. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Kabid Perencanaan Pengendalian Pembangunan Daerah Bappeda Kukar, Saiful Bahri. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Ia menjelaskan bahwa pemilihan Loa Ipuh Darat juga mempertimbangkan dinamika masyarakat sekitar. Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi sosial yang besar dan membutuhkan ruang untuk memperkuat hubungan antarwarga, terutama bagi mereka yang sebelumnya tidak tersentuh program pengembangan diri.

Pemerintah juga menaruh perhatian pada anak putus sekolah, ibu rumah tangga, dan warga dewasa yang ingin memulai kembali perjalanan belajar. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi tempat yang ramah bagi semua usia, tanpa batasan latar belakang.

“Konsep yang kita bangun bukan sekadar mengajar. Yang penting adalah bagaimana fasilitas ini mampu membentuk kembali rasa kebersamaan, membuka peluang interaksi, dan memberi wadah bagi mereka yang selama ini merasa tidak punya tempat,” tambahnya.

Saiful menegaskan bahwa Pemkab Kukar terbuka untuk berkolaborasi dengan lembaga sosial dan komunitas lokal agar program yang dijalankan dapat menyentuh persoalan sosial yang nyata. Ia ingin memastikan kegiatan yang berjalan mampu memperbaiki kualitas hidup warga secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi pendidikan.

Ia berharap, keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjadi model ruang sosial baru yang memulihkan, menguatkan, dan menyatukan masyarakat.

“Harapan kami, fasilitas ini tidak hanya mencerdaskan, tapi benar-benar mengubah kehidupan warga yang membutuhkan dukungan,” ujarnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar