BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat langkah pengelolaan sampah dengan membangun fasilitas insinerator di sejumlah wilayah.
Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus menjaga kualitas lingkungan perkotaan agar tetap sehat dan berkelanjutan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Suwarso, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas insinerator berjalan dengan progres yang cukup pesat.
Dari sepuluh lokasi yang direncanakan, empat titik telah menunjukkan kemajuan signifikan, yakni berada pada kisaran 60 hingga 80 persen.
Ia menjelaskan bahwa setiap titik pembangunan memiliki tahapan pengerjaan yang berbeda.
Ada yang sedang menyelesaikan pemasangan atap, sementara sebagian lainnya masih pada tahap penyelesaian struktur bawah bangunan.
Meskipun demikian, seluruh proses tetap mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan lingkungan.
“Empat titik saat ini telah mencapai progres antara 60 hingga 80 persen. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar keamanan yang telah ditetapkan,” ujar Suwarso, pada Selasa (14/10/2025).
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pemerintah melakukan evaluasi terhadap lokasi pembangunan untuk menjamin jarak insinerator tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar