Berita Nasional

Prabowo Sapa Massa Pendukung Ekonomi Kerakyatan di DPR

lihat foto
Presiden Prabowo Subianto usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (20/5/2026). FOTO : ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo Subianto usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (20/5/2026). FOTO : ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyapa massa aksi damai dari Tani Merdeka Indonesia dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) yang menggelar demonstrasi dukungan terhadap ekonomi kerakyatan pada Rabu (20/5/2026).

Tim Media Presiden menyampaikan bahwa Prabowo menyapa massa setelah menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Saat melintas di depan Gedung DPR RI, Prabowo melambaikan tangan kepada peserta aksi yang berkumpul di kawasan parlemen. Ribuan peserta dari berbagai daerah langsung menyambut sapaan tersebut dengan antusias.

Kehadiran Prabowo di tengah massa menarik perhatian publik setelah Presiden menyelesaikan agenda kenegaraan di parlemen.

Tani Merdeka Indonesia bersama APPSI menggelar aksi damai dengan melibatkan sekitar 3.000 peserta. Massa terdiri atas petani, pedagang pasar, pelaku UMKM, nelayan, mahasiswa, organisasi masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat dari sejumlah daerah.

Peserta aksi membawa spanduk serta menyampaikan aspirasi tentang pentingnya sistem ekonomi yang memberi ruang lebih besar bagi masyarakat kecil untuk berkembang. Mereka juga mendukung penguatan ekonomi kerakyatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat bawah.

Wakil Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia, Aiman Adnan menegaskan pembangunan ekonomi nasional harus berpihak kepada rakyat kecil.

Menurut Aiman, petani, pedagang pasar, nelayan, dan pelaku UMKM memegang peran penting dalam perekonomian Indonesia. Karena itu, pemerintah perlu memberi perlindungan dan kesempatan yang setara agar mereka mampu berkembang di tengah persaingan ekonomi.

“Ekonomi Indonesia tidak boleh hanya menguntungkan kelompok besar atau segelintir orang. Petani, pedagang pasar, nelayan, UMKM, dan masyarakat kecil harus mendapat perhatian dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujar Aiman.

Aiman menilai arah kebijakan ekonomi Prabowo sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan prinsip kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial dalam pembangunan ekonomi nasional.

Selain menyampaikan dukungan terhadap ekonomi kerakyatan, massa aksi juga menyuarakan berbagai persoalan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat kecil.

Tani Merdeka Indonesia dan APPSI turut mendukung langkah pemerintah melawan praktik ekonomi yang merugikan masyarakat, seperti monopoli, kartel, dan permainan harga yang berdampak pada petani maupun pedagang pasar.

Massa aksi juga mendorong penguatan koperasi dan ekonomi desa karena langkah tersebut mampu membuka akses permodalan, memperluas usaha, serta membantu petani dan pedagang memperoleh pasar yang lebih baik. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar