Berita Kaltim Terkini

Aktivitas Terminal Bayangan Samarinda Ditertibkan, Pemerintah Pertimbangkan Solusi Jangka Panjang

lihat foto
Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah Rachim, memberikan teguran secara lisan kepada pengemudi bus saat operasi penertiban terminal bayangan di Jalan APT Pranoto, Samarinda Seberang, pada Rabu (27/8/2025). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunn
Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah Rachim, memberikan teguran secara lisan kepada pengemudi bus saat operasi penertiban terminal bayangan di Jalan APT Pranoto, Samarinda Seberang, pada Rabu (27/8/2025). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Aktivitas terminal bayangan di Jalan Adipati Pranoto, Sungai Keledang, Samarinda Seberang kembali menjadi sorotan.

Lokasi ini selama ini dipenuhi bus antar kota yang lebih memilih menaikkan penumpang di pinggir jalan ketimbang masuk ke Terminal Sungai Kunjang yang sepi peminat.

Merespons banyaknya keluhan masyarakat, Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Satpol PP Kota Samarinda dan Dinas Perhubungan Kota Samarinda melaksanakan operasi penertiban, pada Rabu (27/8/2025).

Laporan tersebut sebagian besar disampaikan warga melalui aplikasi pengaduan Sipintar.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah Rachim, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat.

“Penertiban ini kami lakukan setelah menerima laporan warga melalui aplikasi Sipintar. Untuk itu kami berkoordinasi dengan Satpol PP Kota dan Dinas Perhubungan Samarinda dalam operasi bersama ini,”ungkapnya.

Terminal bayangan tersebut melayani sejumlah rute populer, seperti Samarinda–Balikpapan, Samarinda–Banjarmasin, Samarinda–Bongan, Samarinda–Bentian, hingga Samarinda–Kota Bangun.

Rute ke Balikpapan tercatat paling diminati karena tingginya mobilitas penumpang setiap hari.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar