BorneoFlash.com, MAGELANG - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo mengikuti mekanisme pasar sesuai regulasi.
Ia menyampaikan pemerintah hanya mengatur harga BBM bersubsidi, sementara BBM untuk industri dan konsumen mampu menyesuaikan harga pasar. Harga Pertamax Turbo naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter, Dexlite dari Rp14.200 menjadi Rp23.600, dan Pertamina Dex dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.
Bahlil menegaskan, sesuai Peraturan Menteri ESDM 2022, BBM beroktan tinggi seperti RON 98 tidak termasuk subsidi. Konsumen kalangan mampu umumnya menggunakan BBM ini, sehingga harganya mengikuti dinamika pasar global.
Ia juga menyebut solar dengan cetane number (CN) 51 sebagai BBM nonsubsidi untuk sektor industri.
Terkait migas, Bahlil memastikan pemerintah menjalankan proses eksplorasi melalui tender wilayah kerja. Perusahaan pemenang tender kemudian melanjutkan eksplorasi untuk mengukur potensi sumber daya.
Pemerintah memastikan seluruh proses berjalan transparan dan sesuai regulasi guna menjaga keberlanjutan energi nasional. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar