DPRD Kota Samarinda

DPRD Samarinda Dorong Literasi Digital untuk Tekan Penyebaran Hoaks

lihat foto
Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Derasnya arus informasi di era digital dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. 

Kemudahan mengakses dan membagikan informasi melalui media sosial sering kali tidak diimbangi dengan kebiasaan melakukan verifikasi, sehingga berbagai informasi yang belum tentu benar dapat dengan cepat menyebar dan memicu kegaduhan di ruang publik.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menilai peningkatan literasi digital menjadi salah satu langkah penting untuk menekan penyebaran hoaks dan informasi yang tidak terverifikasi. 

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilah serta memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya kepada orang lain.

“Yang membuat suasana jadi gaduh itu banyak berasal dari media sosial. Informasi yang belum tentu benar sudah terlanjur menyebar luas tanpa konfirmasi,” kata Samri, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi informasi memang memberikan kemudahan dalam memperoleh berbagai informasi.

Namun di sisi lain, kecepatan penyebaran informasi juga menghadirkan risiko ketika masyarakat menerima dan membagikan suatu kabar tanpa terlebih dahulu memastikan sumber maupun kebenarannya.

Menurut Samri, prinsip verifikasi yang selama ini diterapkan dalam dunia jurnalistik dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menyikapi informasi yang beredar di platform digital.

Dengan membiasakan diri melakukan pengecekan fakta, masyarakat dapat membantu mengurangi penyebaran informasi yang menyesatkan.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar