Selain pengawasan dari masyarakat, pemerintah daerah juga menyiapkan mekanisme pengawasan berjenjang yang melibatkan pemerintah desa, kecamatan hingga tingkat kabupaten.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat program akan dilaksanakan di banyak RT yang tersebar di seluruh wilayah Kukar.
Arianto menegaskan masyarakat juga dapat menyampaikan laporan apabila menemukan hal-hal yang dinilai tidak sesuai selama pelaksanaan program berlangsung.
“Pak Bupati sudah menyampaikan siap menerima laporan kapan saja,” katanya.
Di sisi lain, program tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi warga dalam menentukan kebutuhan pembangunan di lingkungan masing-masing.
Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya terserap secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui pengawasan yang melibatkan berbagai pihak, pemerintah daerah berharap Program RT-KU Terbaik dapat berjalan secara transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat di seluruh wilayah Kukar. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar