Pada SPMB 2026, Disdik membuka lima jalur pendaftaran yakni Jalur Domisili terdiri dari kategori rayon dan prioritas. Kemudian, Jalur Prestasi meliputi prestasi akademik dan non-akademik.
Jalur Afirmasi diperuntukkan bagi keluarga tidak mampu. Data terintegrasi langsung dengan basis data Dinas Sosial dalam sistem aplikasi.
Selanjutnya, Jalur Mutasi untuk peserta didik yang orang tuanya berpindah tugas, termasuk pekerja lintas daerah seperti wartawan nasional.
Jalur Regulasi (Alternatif) adalah jalur ini hanya dibuka jika kuota empat jalur sebelumnya belum terpenuhi. Pada tahap ini, batasan zona dihapus sehingga calon siswa dapat mendaftar ke sekolah mana pun yang masih memiliki kursi kosong.
Irfan menegaskan, jalur regulasi menjadi solusi pemerataan akses pendidikan tanpa mengabaikan prinsip keadilan zonasi.
Pengambilan nomor antrean ferval dibuka pada 15–23 Juni 2026 secara online. Sementara verifikasi dan validasi fisik dijadwalkan pada 24 Juni–1 Juli 2026 sesuai jadwal yang telah ditentukan sistem.

Disdik membatasi layanan verifikasi sebanyak 200–300 orang per hari untuk memastikan kepastian pelayanan. “Yang datang pasti dilayani sesuai jadwal. Tidak ada penumpukan dan tidak ada negosiasi di luar sistem,” tegasnya.
Khusus jalur prestasi tahfidz Al-Qur’an, tahun ini Disdik tidak lagi melakukan verifikasi langsung. Proses legalisasi sertifikat tahfidz sepenuhnya dilakukan di kantor Kementerian Agama (Kemenag) masing-masing wilayah.
Sertifikat yang telah dilegalisir Kemenag barulah dapat digunakan untuk pendaftaran online.Langkah ini diambil untuk memperkuat validitas dokumen sekaligus mencegah potensi manipulasi data. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar