BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah beroperasi dapat mulai melayani kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, paling lambat pada pekan ini.
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo mengatakan percepatan dilakukan menyusul arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN), agar seluruh pelaksana MBG yang sudah beroperasi tidak hanya melayani peserta didik, tetapi juga memberikan manfaat kepada kelompok rentan yang menjadi sasaran program.
"Sebagian dapur MBG sudah berjalan dan melayani kelompok 3B. Namun BGN meminta seluruh dapur yang telah beroperasi di Balikpapan dapat memberikan manfaat kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita," kata Bagus, usai memimpin rapat koordinasi bersama Korwil BGN Balikpapan, SPPG, dan sejumlah organisasi perangkat daerah, di Balai Kota Balikpapan, pada Rabu (3/6/2026).
Untuk mempercepat realisasi program tersebut, Pemkot Balikpapan menggelar rapat koordinasi yang mempertemukan seluruh SPPG, Koordinator Wilayah BGN Balikpapan, serta organisasi perangkat daerah terkait.
Menurut Bagus, tantangan utama saat ini adalah penyelesaian pendataan calon penerima manfaat. Data ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berasal dari instansi teknis yang membidangi keluarga dan kesehatan masyarakat, sehingga perlu disinkronkan sebelum diserahkan kepada masing-masing dapur MBG.
"Kami memfasilitasi percepatan pendataan agar segera diterima oleh SPPG. Begitu data diterima, maka penyaluran makan bergizi gratis kepada kelompok 3B bisa langsung dilaksanakan," ujarnya.
Saat ini, sedikitnya 12 SPPG di Balikpapan telah mulai menyalurkan manfaat MBG kepada kelompok 3B dengan jumlah penerima mencapai sekitar 300 orang. Pemerintah kota optimistis cakupan tersebut akan bertambah setelah proses pendataan selesai.
"Mudah-mudahan Jumat ini atau paling lambat minggu ini seluruh SPPG yang sudah aktif dapat memberikan manfaat kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita," katanya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar