Pemkot Balikpapan

Di Tengah Gejolak Global, Diplomasi Presiden Dinilai Penting Jaga Kepercayaan Dunia

lihat foto
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

"Dalam situasi seperti ini, Presiden perlu hadir di forum-forum internasional untuk memberikan kepercayaan kepada dunia bahwa Indonesia tetap stabil, terbuka terhadap investasi, dan memiliki prospek ekonomi yang baik," katanya.

Bagus menilai salah satu tujuan penting kunjungan Presiden ke luar negeri adalah menarik investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI). Menurutnya, investasi menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat hilirisasi industri di Indonesia.

Ia mencontohkan Kalimantan Timur yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil komoditas seperti batu bara dan kelapa sawit. Namun, sebagian besar produk tersebut masih diekspor dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai tambah ekonominya belum maksimal.

"Kita punya sawit yang besar, batu bara yang besar, tetapi industri turunannya masih terbatas. Yang kita perlukan adalah investasi untuk membangun pabrik, industri pengolahan, hingga manufaktur yang bisa memberikan nilai tambah bagi daerah dan negara," jelasnya.

Menurut Bagus, kebijakan hilirisasi yang saat ini dijalankan pemerintah membutuhkan dukungan investasi dalam jumlah besar. Karena itu, diplomasi ekonomi yang dilakukan Presiden menjadi bagian penting untuk memperkenalkan potensi Indonesia kepada investor global.

"Kita ingin bukan hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga menghasilkan produk jadi seperti baterai kendaraan listrik, hingga berbagai produk industri lainnya yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi," terangnya.

Meski bukan mitra dagang terbesar Indonesia, Bagus menilai Prancis memiliki posisi penting dalam percaturan global sebagai salah satu negara berpengaruh di kawasan Uni Eropa.

Selain kerja sama ekonomi, hubungan Indonesia dan Prancis juga mencakup sektor pertahanan, teknologi, hingga industri penerbangan. Salah satunya melalui kerja sama pengadaan pesawat tempur Rafale yang menjadi bagian dari modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia.

"Prancis memiliki pengaruh besar di Eropa dan dunia. Karena itu komunikasi langsung dengan negara-negara strategis seperti Prancis penting untuk memperkuat hubungan ekonomi maupun kerja sama di sektor lainnya," katanya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar