Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama DPRD ialah kualitas pencahayaan stadion. Lampu penerangan lapangan dinilai sangat krusial karena pertandingan AFC berpotensi digelar malam hari dan membutuhkan standar pencahayaan tinggi untuk mendukung siaran langsung serta kenyamanan pemain.
“Perhatian utama kami berada pada sistem pencahayaan stadion beserta fasilitas pendukung lainnya, sehingga seluruhnya benar-benar memenuhi ketentuan internasional yang ditetapkan AFC,” ujarnya.
Selain penerangan, DPRD juga meminta pengecekan terhadap fasilitas lain seperti ruang ganti pemain, area media, akses keluar masuk penonton, hingga kondisi rumput lapangan. Seluruh elemen tersebut dinilai harus dipastikan dalam kondisi optimal sebelum kompetisi dimulai.
Pansus LKPJ DPRD Samarinda menilai ajang AFC dapat menjadi momentum penting bagi Kota Tepian untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah event olahraga bertaraf internasional.
Kehadiran klub-klub luar negeri beserta para pendukungnya dinilai mampu memberikan dampak positif bagi citra daerah.
“Kami berharap ketika pertandingan dimulai nanti, Stadion Segiri telah siap sepenuhnya. Ini bukan sekadar tentang pertandingan sepak bola, tetapi juga menyangkut kehormatan dan reputasi Kota Samarinda di mata dunia,” tambah Rohim.
DPRD Samarinda juga meminta Dispora dan PUPR segera menyusun jadwal kerja yang terukur mengingat waktu pelaksanaan kompetisi semakin dekat. Langkah itu dinilai penting agar proses perbaikan maupun pemeliharaan stadion tidak mengganggu persiapan tim. (*/advdprdsamarinda)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar