“Pelayanan terhadap jamaah lansia saya minta diutamakan, dan alhamdulillah sudah diutamakan dengan baik,” kata Irfan.
Meski demikian, ia tetap mendorong adanya evaluasi berkelanjutan untuk menyempurnakan layanan, terutama pada aspek teknis yang masih dapat ditingkatkan di beberapa titik.
Ia meminta Kantor Wilayah Kementerian Agama setempat untuk melakukan koreksi dan perbaikan secara menyeluruh agar kualitas pelayanan semakin optimal di musim haji berikutnya.
“Masih ada titik-titik kelemahan di sana-sini, dan saya minta kepada Pak Kanwil untuk bisa mengoreksi beberapa hal,” ujarnya.
Secara umum, Embarkasi Balikpapan dinilai berhasil menunjukkan kinerja positif sebagai salah satu pintu keberangkatan jamaah haji di Indonesia.
Efisiensi waktu, pelayanan humanis, serta perhatian terhadap jamaah lansia menjadi nilai lebih yang mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.
Capaian ini diharapkan dapat terus ditingkatkan sehingga Embarkasi Balikpapan tidak hanya menjadi titik keberangkatan, tetapi juga representasi layanan haji yang profesional, modern, dan berorientasi pada kenyamanan jamaah di seluruh Indonesia. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar