Berita Samarinda Terkini

Kematian Siswa SMK Jadi Evaluasi, Disdikbud Kaltim Ingatkan Pentingnya Koordinasi

lihat foto
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Armin. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Armin. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

Lebih lanjut, Armin memastikan bahwa pihak dinas terbuka untuk menerima laporan masyarakat terkait siswa yang mengalami kesulitan, termasuk dalam hal pemenuhan kebutuhan sekolah.

Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk turun tangan secara langsung apabila ada laporan yang masuk.

“Saya siap membantu apabila ada orang tua yang datang dan menyampaikan bahwa anaknya tidak memiliki perlengkapan sekolah. Sangat disayangkan jika kondisi seperti itu dibiarkan,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan keprihatinan jika masih terdapat siswa di Kalimantan Timur yang terhambat pendidikannya hanya karena persoalan mendasar seperti sepatu atau seragam.

Menurutnya, hal tersebut seharusnya tidak terjadi apabila sistem bantuan berjalan secara optimal dan responsif.

“Kami sangat menyayangkan apabila ada siswa yang tidak bersekolah hanya karena sepatu atau pakaian. Baik itu siswa kelas 10, 11, maupun 12, semuanya tetap bisa mendapatkan bantuan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Armin menilai sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk memahami kondisi siswa secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek akademik tetapi juga latar belakang sosial dan ekonomi.

Ia menegaskan peran guru bimbingan konseling serta wali kelas sangat penting dalam mendeteksi permasalahan yang mungkin tidak diungkapkan secara langsung oleh siswa.

“Pihak sekolah harus benar-benar mengetahui kondisi setiap siswanya. Itu merupakan tanggung jawab guru BK dan wali kelas, sehingga tidak ada yang terlewat,” ujarnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar