Tanaman ini memiliki keunggulan karena mampu tumbuh di lahan kurang subur serta mudah beradaptasi dengan iklim tropis, sehingga sangat cocok dikembangkan di wilayah Karang Joang.
Lebih jauh, pengembangan olahan singkong dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar. Berbagai produk bernilai jual tinggi dapat dihasilkan, yang pada akhirnya mampu membuka lapangan kerja baru, mulai dari sektor pertanian, pengolahan, hingga pemasaran.
“Program ini tidak hanya mendukung kemandirian pangan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tambahnya.
Sejumlah inovasi yang telah dikembangkan di antaranya keripik singkong, opak atau kerupuk singkong, tape, permen tape, tepung tapioka, hingga tepung mocaf yang diproduksi sesuai pesanan.
Saat ini, beberapa produk seperti tape singkong, opak, dan permen tape sudah diproduksi secara rutin.
Untuk pemasaran, produk-produk tersebut telah dipasarkan di pasar tradisional serta sejumlah toko di wilayah Balikpapan.
Melalui program ini, Kelurahan Karang Joang berharap dapat memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar