Selain menyiapkan pengamanan, kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya peserta aksi, untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Hendri menekankan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara, namun harus dilakukan secara damai dan sesuai ketentuan.
“Kami mengimbau masyarakat menjaga kondusivitas serta menyampaikan pendapat secara santun dan sesuai aturan,” tegasnya.
Terkait jumlah peserta aksi, kepolisian masih terus melakukan pemantauan karena waktu pelaksanaan masih beberapa hari ke depan. Jumlah massa yang hadir masih berpotensi berubah.
“Jumlah peserta masih kami pantau dan dapat bertambah maupun berkurang,” ungkapnya.
Apabila jumlah peserta cukup besar, Polresta Samarinda membuka kemungkinan untuk meminta dukungan tambahan personel dari Polda Kalimantan Timur.
Personel tambahan tersebut dapat berasal dari sejumlah satuan, seperti Dalmas, Samapta, hingga Brimob, guna memastikan pengamanan berjalan optimal.
“Jika massa cukup besar, kami akan meminta dukungan personel tambahan dari Polda Kalimantan Timur,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar