Berita Kaltim Terkini

TKD Kaltim Tembus Rp3,35 Triliun di Awal 2026, Total Anggaran Turun Drastis dari Tahun Lalu

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kaltim Tjahjo Purnomo (tengah). Foto: BorneoFlash//ANTARA/ M Ghofar
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kaltim Tjahjo Purnomo (tengah). Foto: BorneoFlash//ANTARA/ M Ghofar

BorneoFlash.com, SAMARINDA — Pemerintah pusat telah menyalurkan Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebesar Rp3,35 triliun sepanjang Januari hingga Februari 2026.

Dana tersebut digelontorkan untuk mendukung operasional pemerintahan daerah sekaligus mengurangi ketimpangan fiskal dalam pelayanan publik.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Kaltim, Tjahjo Purnomo, menjelaskan bahwa realisasi tersebut mencakup Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik, serta Dana Bagi Hasil (DBH).

“TKD sebesar Rp3,35 triliun ini terdiri dari DAU, DAK nonfisik, dan DBH,” ujarnya di Samarinda, dikutip dari Antara, pada Selasa (7/4/2026).

Ia menyebutkan, capaian tersebut setara 15,2 persen dari total pagu TKD Kaltim tahun 2026 yang mencapai Rp22,07 triliun.

Namun, penyaluran terus berlanjut hingga Maret dan awal April, sehingga realisasi aktual diperkirakan telah melampaui angka tersebut.

Meski demikian, total alokasi TKD Kaltim tahun ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp42,29 triliun.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar