Berita Ekonomi

Menkeu Purbaya Perbaiki Coretax, Joki SPT Terancam!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers terkait kebijakan transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). Pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026 guna menjaga stabilitas ekonomi dan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers terkait kebijakan transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). Pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026 guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarkat. FOTO: ANTARA/Hafidz Mubarak A/agr

BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan memperbaiki sistem Coretax untuk menutup celah praktik joki pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang marak di media sosial.

Ia menilai kelemahan sistem memicu pihak tertentu membuka jasa joki. Karena itu, pemerintah berupaya membenahi Coretax agar wajib pajak tidak lagi bergantung pada perantara.

“Kalau ada peluang, pasti ada yang memanfaatkan. Ke depan kami perbaiki agar Coretax tidak perlu joki,” ujarnya di Jakarta, Senin.

Selain itu, Purbaya mengakui desain Coretax belum ramah bagi pengguna umum. Kondisi ini mendorong joki membantu wajib pajak mengakses layanan berbasis web tersebut.

Namun, ia menegaskan perbaikan belum bisa dilakukan cepat. Keterbatasan waktu menjadi kendala, mengingat ia baru mengetahui masalah ini kurang dari sebulan.

Di sisi lain, sejumlah akun di Threads menawarkan jasa pelaporan SPT dengan tarif murah. Mereka menyasar wajib pajak yang kesulitan menggunakan Coretax.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat hingga 5 April 2025 sebanyak 17.710.824 wajib pajak mengaktifkan akun Coretax. Jumlah tersebut terdiri dari 16.643.707 wajib pajak orang pribadi, 976.261 badan, 90.629 instansi pemerintah, dan 227 PMSE. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar