Pemkot Samarinda

Efisiensi Anggaran Berlaku, Tim Hantu Banyu Samarinda Tetap Siaga

lihat foto
Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Desy Damayanti. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Desy Damayanti. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Menjawab isu efisiensi anggaran, Desy menegaskan bahwa tidak ada kebijakan pengurangan jumlah satuan tugas, termasuk Tim Hantu Banyu. Seluruh pekerjaan berbasis satgas di lingkungan PUPR tetap berjalan sesuai dengan struktur yang ada.

“Jumlah satgas tidak mengalami perubahan. Pekerjaan normalisasi yang menjadi tanggung jawab satgas tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Dari sisi pembiayaan, Desy mengungkapkan bahwa alokasi anggaran untuk operasional Tim Hantu Banyu sejak tahun sebelumnya berada di kisaran Rp15 miliar per tahun.

Anggaran tersebut mencakup kebutuhan operasional serta pengadaan sarana pendukung kegiatan lapangan.

“Besaran anggaran sejak tahun lalu sekitar Rp15 miliar. Pada tahun ini, pengadaan sarana pendukung kami kendalikan sementara. Namun, upah dan operasional satgas tidak mengalami penyesuaian,” jelasnya.

Meski realisasi anggaran tetap menyesuaikan kondisi keuangan daerah selama tahun berjalan, Desy memastikan keberadaan Tim Hantu Banyu tetap menjadi prioritas Pemkot Samarinda dalam menjaga fungsi drainase dan menekan potensi banjir.

“Tim Hantu Banyu tetap menjadi prioritas. Penyesuaian hanya dilakukan pada pengadaan barang, bukan pada pelaksanaan tugas satgas,” pungkasnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar