Autogate tersebut menggunakan pemeriksaan biometrik wajah dan sidik jari sehingga pengguna dapat melewati proses imigrasi tanpa antre dan menikmati waktu tunggu yang lebih cepat.
“Kami juga mengembangkan PMI Lounge dan Immigration Lounge,” tambah Agus.
Pada aspek sosial, Agus menyampaikan bahwa Kemenimipas memperkuat peran kemasyarakatan. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, Kemenimipas menyalurkan 310.818 paket bantuan sosial kepada warga binaan dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut mencakup 54.632 paket sembako Kemenimipas, 239.311 paket dari program Jumat Berkah dan Minggu Kasih, serta 16.875 paket dari Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis.
Kemenimipas juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 5.207 penerima manfaat dengan melibatkan tenaga kesehatan pemasyarakatan, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan sektor swasta.
“Program ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Agus. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar