Dalam beberapa waktu terakhir, bantuan terbesar disalurkan kepada korban banjir di Kabupaten Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Samarinda, hingga Berau.
Apabila suatu bencana, seperti kebakaran, berdampak pada lebih dari 50 orang, maka penanganannya langsung diambil alih oleh dinas tingkat provinsi.
Selain kebakaran dan banjir, tanah longsor juga menjadi perhatian serius karena di sejumlah lokasi bahkan menimbulkan korban jiwa.
Pemprov Kaltim memastikan hadir memberikan dukungan penuh bagi para korban, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
“Bantuan yang kami distribusikan menitikberatkan pada kebutuhan pokok pascabencana, terutama penyediaan makanan siap saji. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk menyiapkan hunian sementara bagi warga terdampak,” pungkas Andi. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar