Pemprov Kaltim

Kasus HIV di Samarinda dan Balikpapan Meningkat, Pemprov Kaltim Intensifkan Pengawasan

lihat foto
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Angka tersebut menempatkan keduanya di posisi teratas penyumbang kasus HIV di provinsi.

Daerah lain juga melaporkan penemuan kasus, antara lain Bontang sebanyak 40 kasus, Kutai Kartanegara 31 kasus, Paser 21 kasus, Berau 11 kasus, Penajam Paser Utara 10 kasus, Kutai Barat 5 kasus, dan Mahakam Ulu 1 kasus.

Posisi Balikpapan sebagai kota dengan kasus terbanyak kedua setelah Samarinda dinilai cukup mengkhawatirkan.

Mobilitas masyarakat yang tinggi di kedua daerah ini dinilai dapat memperluas risiko penyebaran.

Menanggapi hal tersebut, Seno meminta seluruh rumah sakit untuk memperketat pelaksanaan pemeriksaan serta mengikuti standar deteksi yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa deteksi dini merupakan langkah penting dalam pencegahan.

“Rumah sakit harus memberikan perhatian serius terhadap masalah ini. Pemeriksaan HIV akan terus dilakukan untuk memastikan penanganan sejak dini,” tegasnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar