Dengan demikian, bus yang memiliki jadwal keberangkatan tetap tidak terganggu oleh kendaraan lain yang menunggu penumpang di terminal bayangan.
“Insya Allah, akan ada pengaturan yang lebih jelas mengenai waktu tunggu bus, agar aktivitas transportasi berjalan tertib dan penumpang tetap terlayani,” jelasnya.
Selain itu, Dishub Kaltim juga membuka kemungkinan pembangunan halte resmi di sekitar lokasi terminal bayangan.
Namun, rencana ini masih dalam tahap kajian lebih lanjut.
“Kami ingin mencari jalan tengah, masyarakat tetap nyaman menggunakan layanan bus, sementara regulasi tetap bisa menaungi aktivitas yang sudah berjalan. Harapannya, ada solusi yang saling menguntungkan,” pungkas Irhamsyah. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar