Pemprov Kaltim

Komitmen Kaltim Dukung Indonesia Emas 2045, Pendidikan Gratis Diperluas ke Semua Jenjang

lihat foto
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kaltim, pada Senin (28/7/2025). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kaltim, pada Senin (28/7/2025). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat komitmen dalam mendukung pemerataan akses pendidikan gratis dari tingkat menengah hingga perguruan tinggi.

Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Kaltim dalam menyukseskan visi nasional Indonesia Emas 2045.

Meski demikian, masih terdapat tantangan di tingkat pendidikan dasar seperti SD dan SMP.

Kewenangan yang berada di bawah pemerintah kabupaten/kota membuat pembiayaan pendidikan di jenjang ini belum sepenuhnya merata.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa sinkronisasi antarlevel pemerintahan mutlak diperlukan, terlebih setelah terbitnya putusan Mahkamah Konstitusi yang mempertegas tanggung jawab negara dalam membiayai pendidikan dasar.

“Presiden terpilih telah memberikan arahan melalui program Asta Cita, yang menegaskan bahwa pendidikan dasar merupakan tanggung jawab pemerintah. Dengan adanya landasan hukum dari Mahkamah Konstitusi, kami mendorong agar seluruh bupati dan wali kota segera menyesuaikan program daerahnya dengan kebijakan provinsi,”jelas Wagub Seno dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim, pada Senin (28/7/2025).

Ia menilai bahwa pendekatan yang terkoordinasi antarjenjang pemerintahan akan memastikan manfaat dari kebijakan pendidikan gratis dapat dirasakan secara merata, tanpa terhambat sekat-sekat administratif.

“Program ini bukan hanya inisiatif daerah, melainkan bagian dari arah pembangunan nasional yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh kepala daerah,”lanjutnya.


Dalam upaya mendukung kebijakan tersebut, Pemprov Kaltim telah menyiapkan bantuan berupa seragam sekolah gratis bagi siswa SMA.

Program ini direncanakan mulai didistribusikan secara bertahap sejak Juli 2025.

“Distribusi seragam sudah dijadwalkan dimulai bulan ini. Saya akan meminta laporan resmi dari Dinas Pendidikan untuk memastikan pelaksanaannya tepat waktu,”ujarnya.

Sebagai bentuk peresmian dan simbolisasi program, agenda penyerahan seragam secara simbolis juga telah dijadwalkan pada bulan Agustus mendatang.

“Insya Allah pada Agustus akan dilaksanakan pembagian simbolis seragam gratis sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menjamin pendidikan yang inklusif dan bebas biaya,”ungkap Wagub Seno.

Ia menambahkan, perluasan program pendidikan gratis ini merupakan bagian penting dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang unggul, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas.

“Sinergi antara pemerintah pusat,provinsi, dan kabupaten/kota sangat penting. Tidak boleh ada lagi anak-anak yang gagal melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya,” tandasnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar