BorneoFlash.com, SAMARINDA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya mengurangi kesenjangan layanan kesehatan dengan mendistribusikan tenaga dokter spesialis ke berbagai daerah.
Hingga tahun 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mencatat sebanyak 21 dokter spesialis telah ditempatkan di sejumlah kabupaten dan kota, meskipun kebutuhan di lapangan masih belum terpenuhi sepenuhnya.
Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa program pengadaan sekaligus penempatan dokter spesialis menjadi salah satu prioritas yang kini memasuki tahun kedua pelaksanaan.
Penyaluran tenaga medis tersebut dilakukan berdasarkan permintaan daerah yang masih mengalami kekurangan tenaga spesialis.
“Dalam pelaksanaannya hingga akhir tahun, sekitar 21 dokter spesialis telah didistribusikan ke sejumlah kabupaten dan kota sesuai kebutuhan yang diajukan oleh masing-masing daerah,” ujarnya, pada Jumat (24/4/2026).
Ia menyebutkan, beberapa wilayah yang memiliki kebutuhan cukup tinggi di antaranya Kabupaten Berau dan Kutai Timur. Namun, pemenuhan tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan ketersediaan tenaga medis yang ada.
“Sebagai contoh, Kabupaten Berau mengajukan kebutuhan tujuh dokter spesialis dan sementara ini telah dipenuhi enam orang. Kutai Timur memperoleh tujuh orang, Mahakam Ulu dua orang, Kutai Barat dua orang, dan Kabupaten Paser direncanakan akan segera dipenuhi kebutuhannya,” jelasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar