Pemkot Balikpapan

Pemkot Balikpapan Setarakan Sekolah Swasta dan Negeri, Orang Tua Kini Tak Perlu Ragu Pilih Sekolah

lihat foto
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud saat meninjau Sekolah Al-Hassan, pada Rabu (16/7/2025). BorneoFlash/Niken Sulastri
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud saat meninjau Sekolah Al-Hassan, pada Rabu (16/7/2025). BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dengan menggandeng 13 sekolah swasta dalam program kolaboratif tahun ajaran 2025/2026.

Melalui program ini, sekolah-sekolah tersebut mendapat subsidi biaya pendaftaran, bantuan SPP, hingga seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru.

Tak hanya itu, Pemkot juga berencana menyetarakan fasilitas sekolah swasta dengan sekolah negeri, agar tidak ada lagi anggapan bahwa kualitas pendidikan hanya milik sekolah negeri.

“Kita ingin merubah mindset masyarakat. Sekolah swasta pun tidak kalah mutunya. Maka, kita sediakan fasilitas seperti laptop dan sarana pembelajaran lainnya melalui dana hibah, baik dari Pemkot maupun Pemprov,” ujar Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, saat meninjau langsung tiga sekolah swasta mitra Pemkot yakni Sekolah Al-Hassan, Sekolah YPI, dan Sekolah Sinar Pancasila, pada Rabu (16/7/2025).

Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud meninjau SMP Sinar Pancasila, pada Rabu (16/7/2025). BorneoFlash/Niken Sulastri
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud meninjau SMP Sinar Pancasila, pada Rabu (16/7/2025). BorneoFlash/Niken Sulastri

Langkah ini diambil sebagai solusi dari kecenderungan orang tua yang selalu memprioritaskan sekolah negeri saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dengan kesetaraan fasilitas dan dukungan pemerintah, sekolah swasta kini menjadi pilihan yang setara dan layak bagi semua kalangan.

“Alhamdulillah, setelah bermitra dengan Pemkot, target kuota siswa di sekolah-sekolah ini tercapai, bahkan ada penambahan kelas. Artinya, kepercayaan masyarakat terhadap sekolah swasta semakin tumbuh,” tambah Wali Kota.


Namun, Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak cukup hanya pada aspek akademik. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan spiritual dan karakter anak, sebagai pondasi menuju generasi emas 2045.

“Anak-anak kita harus dibekali nilai spiritual yang kuat. Khusus bagi yang Muslim, jangan lupa sholat lima waktu. Ini adalah benteng moral dan karakter yang harus dijaga,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru yang telah menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak Balikpapan.

“Tanpa guru, kita tidak akan sampai di titik ini. Kerja keras mendidik anak-anak tidak akan sia-sia. Kita doakan para guru diberikan keteguhan, ketabahan, dan kesehatan,” tuturnya.

Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud saat meninjau Sekolah Al-Hassan, pada Rabu (16/7/2025). BorneoFlash/Niken Sulastri
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud saat meninjau Sekolah Al-Hassan, pada Rabu (16/7/2025). BorneoFlash/Niken Sulastri

Langkah Pemkot Balikpapan ini menjadi sinyal kuat bahwa pendidikan bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal kemauan politik, pemerataan kesempatan, dan keberpihakan kepada semua kalangan.

Sinergi antara sekolah negeri dan swasta, serta dukungan nyata dari pemerintah, Balikpapan kian mantap melangkah menuju kota yang mendukung pendidikan berkualitas bagi seluruh warganya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar