BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mengarahkan perhatian serius pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, sebagai fondasi masa depan daerah.
Di tengah bonus demografi yang sedang berlangsung, Kaltim berupaya menciptakan SDM unggul yang bukan sekadar berpendidikan, tetapi juga mampu bersaing dalam skala nasional hingga internasional.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa dominasi usia produktif dalam struktur penduduk Kaltim merupakan peluang strategis yang harus dimanfaatkan dengan pendekatan jangka panjang.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pembukaan akses pendidikan tinggi secara lebih luas, termasuk lewat program kuliah gratis dan beasiswa yang ditujukan untuk kampus-kampus terakreditasi tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
"Pemprov Kaltim menekankan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya dimaknai sebagai sarana memperoleh ijazah,"ujarnya.
Yang lebih penting adalah bagaimana perguruan tinggi mampu mencetak individu dengan kompetensi kuat, berpikir kritis, dan memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dunia kerja global.
Sebagai bagian dari strategi besar transformasi pendidikan, Kaltim juga memperkuat jaringan internasional melalui kerja sama lintas negara.
Beberapa perguruan tinggi di daerah ini, seperti Universitas Mulawarman dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, telah mengembangkan kemitraan global melalui program mobilitas pelajar, pelatihan berskala internasional, dan pengembangan kapasitas dosen.
“Kita tidak ingin mahasiswa hanya belajar secara lokal. Kita dorong mereka untuk mengecap pengalaman internasional agar mampu mengadopsi standar pendidikan dunia,”jelas Sri Wahyuni.
Ia juga menyebut bahwa ke depan, orientasi kerja sama internasional akan diperluas tidak hanya ke kawasan Asia, tetapi juga ke Australia dan negara-negara lain yang memiliki sistem pendidikan unggul.
Kebijakan ini mencerminkan komitmen Pemprov Kaltim dalam menyiapkan generasi emas—mereka yang tak hanya siap kerja, tapi juga siap bersaing dalam tatanan global yang dinamis.
Transformasi pendidikan ini diharapkan menjadi fondasi bagi kemajuan Kaltim di masa mendatang, terutama dalam menyambut perubahan besar yang akan dibawa oleh pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan dinamika global lainnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar