BorneoFlash.com, KUKAR – Kondisi jalan di wilayah Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), masih menjadi perhatian.
Sejumlah titik di Desa Rantau Hempang dilaporkan berlumpur dan dipenuhi genangan air, terutama saat hujan turun.
Akses yang belum memadai tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas harian hingga distribusi hasil perkebunan.
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Muhammad Idham, menilai kondisi tersebut perlu mendapat penanganan yang lebih menyeluruh agar tidak terus berulang setiap musim hujan.
“Ini jalan vital bagi masyarakat. Kalau kondisinya seperti ini, tentu sangat mengganggu aktivitas warga,” ucap Idham, pada Senin (20/42/2026).
Menurutnya, persoalan jalan rusak di wilayah tersebut bukan hanya soal perbaikan sesaat, tetapi membutuhkan solusi jangka panjang agar akses tetap layak dilalui dalam berbagai kondisi.
“Jangan sampai setiap hujan kembali rusak. Artinya perlu ada penanganan yang lebih maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi jalan di beberapa titik yang dinilai cukup parah hingga menyulitkan kendaraan roda dua untuk melintas.
“Di beberapa titik, kendaraan roda dua saja kesulitan. Ini tentu harus menjadi perhatian serius,” tegas Idham.
Ia juga menambahkan, perbaikan infrastruktur di wilayah pedalaman harus terus didorong agar tidak tertinggal dibandingkan daerah lainnya.
“Kita ingin ada progres yang jelas setiap tahun, supaya kondisi jalan ini benar-benar membaik,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar