Wali Kota Balikpapan mengatakan sembilan program prioritas yang telah dicanangkan, pencapaian hasilnya telah diwujudkan kepada masyarakat Balikpapan, salah satunya dalam pelayanan kesehatan dengan pemberian iuran gratis BPJS Kesehatan kelas III bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), termasuk pembangunan rumah sakit Sayang Ibu dan Anak di Kecamatan Balikpapan Barat.
Begitu juga, pelayanan pendidikan dengan pembangunan sekolah SMPN 25 di Kecamatan Balikpapan Barat, sekolah SDN 034 di Kecamatan Balikpapan Utara dan SD dan SMP Sekolah Terpadu di Perumahan Regency Balikpapan Selatan.
"Kami berharap, semua yang kita lakukan ini untuk kepentingan warga Kota Balikpapan," ucapnya.
Meskipun, masih ada kekurangan tentunya dapat terus membenah diri dengan kekurangan-kekurangan itu. "Kita berharap semua lapisan masyarakat dan semua stakeholder ikut terlibat, dalam mengisi pembangunan di Kota Balikpapan, karena kita tidak bisa berjalan sendiri," ujarnya.
Kalaupun masyarakat tidak bisa terlibat langsung, kritik untuk memberikan masukan positif itu juga diperlukan tetapi dibarengi dengan solusi. "Dengan kebersamaan kita, apa yang dilakukan untuk Kota Balikpapan bisa dijalani, karena perlu kebersamaan. Kalau kita kerja seiring sejalan semua kerja akan semakin ringan," terangnya.
Kegiatan juga dirangkai dengan Festival Kreativitas Inovasi Daerah (Krenova) Tahun 2023 yang ditampilkan dari tingkat SMA/SMK, universitas maupun OPD dan tenaga akademis/dosen.
Musrenbang dihadiri Dapil Balikpapan DPRD Provinsi Kaltim, DPRD Kota Balikpapan, Kepala OPD, perwakilan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan Perusda termasuk pimpinan vertikal.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar