Pemkab Kutai Barat

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Kubar Tanam 750 Bibit Pohon  

lihat foto
Kepala DLH Kubar, Ali Sadikin bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar, Bayu Pramesti saat melakukan penanaman pohon di kawasan hutan kota Sendawar Jumat (24/6/2022). Foto: BorneoFlash.com/Lilis Suryani.
Kepala DLH Kubar, Ali Sadikin bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar, Bayu Pramesti saat melakukan penanaman pohon di kawasan hutan kota Sendawar Jumat (24/6/2022). Foto: BorneoFlash.com/Lilis Suryani.

BorneoFlash.com, SENDAWAR - Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup yang diperingati pada awal bulan Juni tepatnya tanggal 5 Juni 2022 lalu. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kubar menggelar apel dan beberapa rangkaian kegiatan.

Apel dan kegiatan yang semulanya diagendakan tepat pada awal bulan Juni namun harus diundur karena ada beberapa kendala. Sehingga baru bisa terlaksana pada Jumat (24/6/2022) di Alun-alun ITHO Sendawar.

Apel tersebut dipimpin oleh Kepala DLH Kubar, Ali Sadikin yang juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kubar.

Dan diikuti oleh ratusan peserta apel dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemerintahan Kabupaten Kubar.

Usai melaksanakan apel peringatan, kegiatan pun dilanjutkan dengan penanaman beberapa jenis bibit pohon. Dimana jumlah bibit pohon yang ditanam tersebut jumlahnya sekitar 750 bibit.

Dan ditanam di hutan kota seluas 1,5 hektare yang tidak jauh dari lokasi digelarnya apel di Alun-alun ITHO Sendawar.


"Peringatan Hari Lingkungan Hidup ini kita fokus pada konservasi penanaman pohon. Maka kita tanam di hutan kota dengan luas 1,5 hektare dari total luas hutan sebanyak 52 hektare ini dengan 750 bibit pohon" kata Ali Sadikin di sela-sela penanaman pohon.

Adapun jenis kayu yang ditanam dalam kegiatan tersebut adalah tanaman pioner. Yakni tanaman yang pertama kali tumbuh pada lahan yang ekstrem. Yang memang secara ekologis sesuai dengan kontur tanah di Kubar.

"Ada tanaman pioner dan tanaman lokal. Seperti trembesi, kapur, bengkirai dan ulin. Kemudian ada sungkai, kahoi dan beberapa jenis tanaman lokal lainnya," tandasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut diakhiri dengan pemberian piagam penghargaan kepada beberapa perusahaan yang ikut andil dalam melestarikan lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Diantaranya adalah perusahaan Teguh Sinar Abadi (TSA), Ketaun Perkasa, Bina Insan Sukses Mandiri (BISM), dan Gunung Bara Utama (GBU).

(BorneoFlash.com/Lis)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar